Ada tiga pelajaran penting yang perlu kita renungkan agar hati benar-benar siap terbuka menyambut Ramadan.
Pelajaran Pertama: Membuka Hati dengan Muhasabah: Setiap orang memiliki cara menyambut Ramadan. Namun persiapan terbesar bukan pada logistik, melainkan pada hati. Allah SWT berfirman:
Artinya: “Bahkan manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri, meskipun ia mengemukakan berbagai alasan.” (QS. Al-Qiyamah: 14–15).
Rasulullah ﷺ bersabda:
Artinya: “Orang cerdas adalah orang yang mampu menghisab dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian.” (HR. Tirmidzi).
Hikmahnya: Muhasabah menjadikan hati hidup. Ia mencegah kesombongan dan menumbuhkan kesadaran bahwa perjalanan hidup ini akan dimintai pertanggungjawaban. Selanjutnya tentang bahaya merasa diri baik, Allah berfirman:













