Namun, setelah kenaikan awal tersebut, harga Bitcoin kembali turun di bawah USD $60.000. Pergerakan harga bitcoin bisa kamu cek melalui Aplikasi Investasi Nanovest, bisa mulai investasi dari 5000 rupiah dan sudah terjamin aman oleh asuransi Sinarmas. Meskipun sempat mencapai puncaknya, harga Bitcoin sebagian besar bergerak datar selama 24 jam terakhir, menunjukkan volatilitas yang masih tinggi dalam pasar mata uang kripto. Para investor dan pengamat pasar terus mencermati pergerakan harga Bitcoin, mengingat dampak signifikan yang dapat ditimbulkan oleh perubahan kebijakan moneter The Fed terhadap aset-aset digital.
Pergerakan harga ini mencerminkan bagaimana keputusan ekonomi besar, seperti perubahan suku bunga oleh bank sentral, dapat mempengaruhi pasar kripto. Selain itu, respons pasar terhadap keputusan The Fed juga menunjukkan kepekaan investor terhadap kebijakan yang dapat mempengaruhi likuiditas dan sentimen pasar secara keseluruhan.
Alasan Suku Bunga Diturunkan
Menurut Jerome Powell, Ketua Federal Reserve, penurunan suku bunga ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang stabil. Inflasi di Amerika Serikat telah menurun dari puncaknya di 7% menjadi 2,2%, memberikan kesempatan bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneter. Langkah ini diambil dengan pertimbangan untuk menjaga stabilitas ekonomi sambil mendorong aktivitas ekonomi yang lebih dinamis.













