“Kemampuan menembak merupakan landasan utama kemampuan militer yang harus terus diasah oleh para prajurit. Ini merupakan bagian integral dari identitas dan kualifikasi seorang prajurit,” ujar Pasiops.
Sebelum pelaksanaan latihan menembak dimulai, Koordinator Materi memberikan arahan tentang teknik menembak yang benar kepada semua peserta latihan.
Selain itu, para anggota yang mengikuti latihan juga diingatkan untuk mematuhi semua mekanisme latihan yang telah ditetapkan guna menjaga keselamatan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Pelaksanaan latihan menembak dilakukan secara bergelombang, dengan setiap gelombang diisi oleh 6 orang peserta.
Koordinator materi latihan juga menegaskan, pentingnya menjaga faktor keamanan dan keselamatan selama pelaksanaan latihan tersebut.









