Bukan hanya itu, pihaknya juga ingin belajar terkait penjaminan mutu dan akreditasi program studi. Menurutnya, kesepakatan untuk mengembangkan Kelas Menulis yang sekarang dibangun merupakan tindak lanjut dari MoU sebelumnya. “ Yang menarik dari Kelas Menulis adalah bagaimana kita menyiapkan mahasiswa untuk publikasi ilmiah, Sebab selama ini hanya dosen untuk melakukan publikasi tetapi karena tuntutan regulasi termasuk didalamnya tentang akeditasi.” ucapnya.
Dipaparkan Abdul, seberapa banyak mahasiswa mempublikasikan artikel adalah sebuah keharusan dari sisi kuantitatif, tapi kita berusaha menyiapkan mahasiswa yang bagus secara kualitatif, punya kemampuan menulis dan riset selanjutnya ke publikasi. Abdul berharap kedua belah pihak terus berkolaborasi membangun sinergitas kedepan dalam hal Kelas Menulis”













