HeadlineHukum

Terbukti Lakukan Pembunuhan, Zaini di Vonis 19 Tahun

BANDUNG, BEDAnews.com – Zaini Hadi Abdullah (21) tertunduk lesu setelah majelis hakim menjatuhkan vonis selama 19 tahun penjara, pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (10/3/2020)

Menurut majelis hakim  yang diketuai Wasdi Permana, terdakwa yang merupakan  warga Cimuncang kota Bandung tersebut dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan  terhadap Zulfan Farihun Faza (19) dan Yoga Kurniawan (19).

Atas perbuatan tersangka Zulfan Farihun Faza harus kehilangan nyawa, sementara Yoga Kurniawan  mengalami cacat permanen. Putusan tersebut sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum Edi A. Aziz,  SH

Dalam uraian putusan majelis hakim menyebutkan, berdasarkan fakta dan keterangan saksi-saksi yang terungkap dalam persidangan, peristiwa yang merenggut nyawa Zulfan dan melukai Yoga terjadi pada 4 September 2019 sekitar pukul 03.00 WIB di kawasan Jln. Surapati, Kota Bandung.

Saat itu, Zulfan dan Yoga mengendarai sepeda motor dan hendak pulang ke rumahnya di Sumedang.

Sebelum tiba di lokasi kejadian, keduanya sempat berpapasan dengan terdakwa dan temannya di perempatan Jln. Sulanjana-Dago.

Saat itu, terdakwa baru saja keluar dari diskotik, Saat itu terdakwa teriak-teriak dengan kata kasar dan mengemudikan mobil dengan seenaknya.

Korban yang saat itu sedang naik motor   memperingatkan terdakwa dengan kalimat “Jangan ribut!”.

Setelah itu, korban pun tancap gas, kemudian terdakwa Zaini dan Murfid mengejar korban.

Tiba di Jln. Surapati, mobil yang dikemudikan terdakwa dalam kecepatan tinggi dan menabrak sepeda motor korban dari belakang.

Korban Zulfan dan Yoga pun jatuh terpental, dengan posisi di tengah dan pinggir jalan,  terdakwa dan turun dari mobil serta langsung menginjak-injak korban Zulfan.

Tak hanya itu, terdakwa juga memukul korban Zulfan dengan velg/dop ban mobil berulang kali. Perlakuan yang sama juga dilayangkan ke korban Yoga.

Akibatnya, korban Zulfan Meninggal dunia dan Yoga mengalami luka serius. Saat peristiwa berlangsung, warga sekitar mengetahuinya dan langsung mengamankan terdakwa, sementara Murfid berhasil melarikan diri.

Atas putusan tersebut, terdakwa menerima, sementara keluarga korban tidak puas. (boed) 

Selanjutnya

Related Articles

Back to top button
Close