Ironisnya Pancasila itu untuk saat ini lebih bersifat tulisan, tidak ada dalam pikiran termasuk pada perilaku sudah tidak ada. Bahkan yang lebih parah tidak ada keteladanan dari para pemimpin bangsa.
Kemudian arti kemerdekaan yang hakiki ia menegaskan, bagaimana kita harus terbebas dari bujuk rayu hawa nafsu dan bisikan setan yang terus mendorong orang berprilaku kapitalistik, hedonistik dan keserakahan karena gaya tersebut bertentangan dengan pancasila.
“Perlu dijelaskan, Hedonistik artinya sifat atau gaya hidup yang menganggap bahwa kesenangan, kenikmatan, dan kepuasan materi adalah tujuan utama dalam hidup. Orang dengan sifat ini selalu mencari kebahagiaan instan dan menghindari rasa sakit atau susah,” pungkasnya.***













