“Partai Golkar sendiri senantiasa berjuang agar keuangan haji para jamaah ini bisa dikawal secara transparan dan benar-benar bermanfaat untuk kepentingan jamaah,” sambung Kang Ace yang juga Ketua Panja BPIH 2022 ini dihadapan para peserta diskusi yang berasal dari anggota IPHI Kab. Bandung, para pengelola umroh dan haji dan sejumlah tamu undangan lainnya.
“Maaf ya ada perjuangan politik yang melahirkan kebijakan tata kelola keuangan haji yang semakin baik ini. Sehingga para jamaah kini semakin nyaman dan terlindungi,” tegasnya.
Dijelaskan Ace, tahun 2021 dana haji yang dikelola BPKH sebesar Rp158,77 triliun atau 101.83 persen melebihi target tahun 2021 sendiri yang sebesar Rp155,92 triliun.
Nilai manfaat yang dikelola sebesar Rp10,51 triliun atau 113.62 persen dari target tahun 2021 sebesar Rp9,25 triliun. Sementara pendaftaran jemaah baru sebanyak 270.534 jemaah atau 79,13 persen dari target tahun 2021 sebanyak 341.896 jemaah.













