Menurut dia, jangan sampai para calon eksportir walet yang baru mendaftar tersebut menjadi korban akibat ulah pelaku eksportir lama, khususnya tujuh perusahaan yang melakukan praktek ketidakjujuran dalam hal ekspor sarang burung walet Ke Tiongkok.
Di sisi lain, katanya, praktek yang dilakukan perusahaan tersebut juga meresahkan petani dan eksportir sarang burung walet lainnya karena dikuatirkan akan memicu dugaan adanya upaya untuk melakukan praktek monopoli ekspor sarang burung walet ke Tiongkok.
Indonesia saat ini, tercatat sebagai sumber sarang burung walet terbesar di dunia, sementara Tiongkok merupakan konsumen terbesar sarang burung walet secara global.
Ekspor sarang burung walet Indonesia ke Tiongkok sepanjang 2020 mencapai US$413,6 juta.













