Menurutnya, pedoman tersebut menguraikan empat strategi transisi utama di sektor energi, industri, gaya hidup, dan masyarakat, berdasar pada dua tata kelola dari “penelitian dan pengembangan teknologi (research and development/R&D)” dan “undang-undang iklim”.
“Strategi tersebut dilengkapi dengan 12 sub strategi utama, yaitu tenaga angin dan matahari, hidrogen, energi inovatif, sistem tenaga dan penyimpanan energi, konservasi dan efisiensi energi, penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon, kendaraan bebas karbon dan listrik, daur ulang sumber daya dan nol limbah, penyerap karbon alami, gaya hidup hijau, keuangan hijau, dan transisi keadilan,” paparnya.
Ia menyatakan, dengan mengintegrasikan sumber daya antarpemerintah, Taiwan akan mengembangkan rencana langkah demi langkah untuk mencapai targetnya.













