Jakarta – bedanews.com – Menteri Luar Negeri Republic of China (Taiwan), Jaushieh Joseph Wu menyatakan, komunitas global menghadapi sejumlah krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya, dari tantangan pandemi COVID-19 dan perubahan iklim hingga invasi Rusia di Ukraina.
“Dan sekarang adanya intimidasi militer China yang meningkat akan membahayakan perdamaian dan stabilitas regional. Semua ini akan berdampak pada keamanan dan kesejahteraan dunia,” kata Menlu Taiwan sebagaimana dikutip Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Jakarta dalam siaran persnya yang diterima Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Rabu (14/9/2022).
Disebutkan, para anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang akan bertemu kembali di New York tahun ini perlu mengingatkan kepada para pemimpin dunia bahwa semua orang termasuk rakyat Taiwan layak untuk didengar suaranya dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengatasi banyak tantangan demi kepentingan global.













