Mengingat pentingnya masalah kenyamanan dan keamanan bagi pengguna gedung ini, Rianti menyatakan bahwa kualitas kompetensi konsultan ini jangan sampai disepelekan. Sebagai bekalnya para konsultan ini harus mengantongi Surat Lisensi Bekerja Perencana (SLBP).
“Ini yang sama-sama harus kita sosialisasikan agar bisa mendapatkan tenaga ahli berkualitas, salah satunya dengan SLBP. Dengan SLBP ini bisa membantu mempercepat mendapat tenaga ahli,” jelasnya.
Riantari mengugkapkan, dari internal TABG Kota Bandung sekarang ini koordinasi antara TABG arsitektur, TABG struktur beserta TABG mekanikal, elektrikal dan plumbing (MEP) terus ditingkatkan agar proses pemeriksaan rancangan perencanaan bangunan bisa diakselerasi.
“Tim TABG ini akan membuat suatu percepatan atau proses bagaimana supaya perizinan menjadi lebih efektif. Memang banyak kendala bagi tim TABG ini kan sebagai salah satu proses untuk mendapatkan IMB kemudian memeriksa lembar perencanaan yang akan diajukan,” katanya. (Alief)













