• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Rabu, Mei 13, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Suparman Mengutuk Keras Aksi Kekerasan yang Menewaskan Anggota GMBI di Karawang

Suparman Mengutuk Keras Aksi Kekerasan yang Menewaskan Anggota GMBI di Karawang

Ki Agus by Ki Agus
25 November 2021
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kab. Bamdung, Suparman, mengutuk keras dengan terjadinya pembunuhan atas anggota GMBI di Karawang pada Rabu kemarin, 24 November 2021, dan menyatakan kecewa terhadap kinerja kepolisian khususnya Kapolres karawang Polda Jabar.

Kronologis kejadian yang memakan korban nyawa satu orang anggota dan melukai dua orang anggota GMBI itu, disebutkannya, setelah para anggota menyampaikan aspirasinya dan terpisah dari rombongan. Sehingga menjadi sasaran empuk Ormas lain.

“Kami menduga Ormas yang menaungi pelaku pembunuhan dan penganiayaan itu beranggotakan para preman,” katanya melalui telepon.

Ia menyesalkan buruknya antisipasi yang seharusnya dilakukan oleh Polres Karawang dengan membuat seolah-olah UU Darurat tidak berlaku di Kabupaten Karawang.

BeritaTerkait

PANGKORMAR: “PARA KOMANDAN SATUAN HARUS DEKAT DENGAN PRAJURITNYA”

13 Mei 2026

KAS KORMAR PASTIKAN KESIAPAN AMUNISI KALIBER 100 MM BMP-3F MELALUI UJI FUNGSI DI BALURAN

13 Mei 2026

Sehingga anggota ormas “Preman” itu dengan bebas dan gagahnya berkeliling dan mengacung-acungkan senjata tajam. Sementara kepolisian hanya melihat dan tidak berdaya menindaknya.

Lebih miris lagi, ia mengungkapkan, terdapat video pasca perusakan dan penyaniayaan, dimana aparat kepolisian tidak menangkap pelaku. “Padahal pelaku sudah dipegang oleh anggota polisi tersebut dan mereka beralasan bahwa jumlah polisi tidak sebanding dengan masa,” ujar dia.

Dan itu sangat lucu, sesal Suparman, karena dalam video tersebut terlihat hanya 2 orang preman  berseragam  ormas yang dan banyak anggota polisi dalam kendaraan bertuliskan brimob, sehingga muncul dugaan, “Ada pembiaran dan kesengajaan” yang dilakukan oleh Polres.” pungkas Suparman.***

Previous Post

Pemkab Bandung Usulkan Akses Tol Cigatas di Tegalluar

Next Post

Babinsa Sertu Usman Heriston: Program Desa Harus Berjalan Dengan Baik

Related Posts

TNI-POLRI

PANGKORMAR: “PARA KOMANDAN SATUAN HARUS DEKAT DENGAN PRAJURITNYA”

13 Mei 2026
TNI-POLRI

KAS KORMAR PASTIKAN KESIAPAN AMUNISI KALIBER 100 MM BMP-3F MELALUI UJI FUNGSI DI BALURAN

13 Mei 2026
TNI-POLRI

Uji Kesiapan Operasional Satuan TNI AU Sebagai Barometer Tingkat Kesiapan Operasi dan Latihan

13 Mei 2026
TNI-POLRI

Kasau Rotasi Enam Jabatan Strategis, Perkuat Profesionalisme dan Kinerja Organisasi TNI AU

13 Mei 2026
TNI-POLRI

Komitmen Dukung Ketahanan Pangan, Lanud El Tari Sukses Panen Semangka Golden

12 Mei 2026
TNI-POLRI

Kasau Dorong Pasis Sekkau Jadi Perwira Adaptif Hadapi Perang Modern dan Disrupsi Teknologi

12 Mei 2026
Next Post

Babinsa Sertu Usman Heriston: Program Desa Harus Berjalan Dengan Baik

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021