• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Rabu, Januari 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Suparman Mengutuk Keras Aksi Kekerasan yang Menewaskan Anggota GMBI di Karawang

Suparman Mengutuk Keras Aksi Kekerasan yang Menewaskan Anggota GMBI di Karawang

Ki Agus by Ki Agus
25 November 2021
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kab. Bamdung, Suparman, mengutuk keras dengan terjadinya pembunuhan atas anggota GMBI di Karawang pada Rabu kemarin, 24 November 2021, dan menyatakan kecewa terhadap kinerja kepolisian khususnya Kapolres karawang Polda Jabar.

Kronologis kejadian yang memakan korban nyawa satu orang anggota dan melukai dua orang anggota GMBI itu, disebutkannya, setelah para anggota menyampaikan aspirasinya dan terpisah dari rombongan. Sehingga menjadi sasaran empuk Ormas lain.

“Kami menduga Ormas yang menaungi pelaku pembunuhan dan penganiayaan itu beranggotakan para preman,” katanya melalui telepon.

Ia menyesalkan buruknya antisipasi yang seharusnya dilakukan oleh Polres Karawang dengan membuat seolah-olah UU Darurat tidak berlaku di Kabupaten Karawang.

BeritaTerkait

Menteri Nusron: Kepastian dan Transparansi Waktu, Jadi Kunci Pelayanan Pertanahan

7 Januari 2026

BERSAMA MASYARAKAT PRAJURIT TNI AL BAHU-MEMBAHU PULIHKAN SIAU

7 Januari 2026

Sehingga anggota ormas “Preman” itu dengan bebas dan gagahnya berkeliling dan mengacung-acungkan senjata tajam. Sementara kepolisian hanya melihat dan tidak berdaya menindaknya.

Lebih miris lagi, ia mengungkapkan, terdapat video pasca perusakan dan penyaniayaan, dimana aparat kepolisian tidak menangkap pelaku. “Padahal pelaku sudah dipegang oleh anggota polisi tersebut dan mereka beralasan bahwa jumlah polisi tidak sebanding dengan masa,” ujar dia.

Dan itu sangat lucu, sesal Suparman, karena dalam video tersebut terlihat hanya 2 orang preman  berseragam  ormas yang dan banyak anggota polisi dalam kendaraan bertuliskan brimob, sehingga muncul dugaan, “Ada pembiaran dan kesengajaan” yang dilakukan oleh Polres.” pungkas Suparman.***

Previous Post

Pemkab Bandung Usulkan Akses Tol Cigatas di Tegalluar

Next Post

Babinsa Sertu Usman Heriston: Program Desa Harus Berjalan Dengan Baik

Related Posts

Ragam

Menteri Nusron: Kepastian dan Transparansi Waktu, Jadi Kunci Pelayanan Pertanahan

7 Januari 2026
TNI-POLRI

BERSAMA MASYARAKAT PRAJURIT TNI AL BAHU-MEMBAHU PULIHKAN SIAU

7 Januari 2026
TNI-POLRI

Di HUT ke 20 Bakamla RI Tegaskan Peran Garda Terdepan Keamanan Laut

7 Januari 2026
Ekonomi

Pos Indonesia Perluas Peran Logistik Pangan Lewat Kerja Sama dengan Rumah Tani Nusantara

7 Januari 2026
Prof.Wahyudin ketika menjadi tim promotor dalam sidang terbuka ujian doktor pascasarjana UIN SGD/dok.Bedanews.com
Edukasi

Jadi Tim Promotor Ujian Doktor, Prof.Wahyudin: Mahasiswa Eksakta Lebih Cepat Memahami Aspek-Aspek Ulumul Hadits

7 Januari 2026
TNI-POLRI

Pushidrosal Gelar Tes Urine Narkoba Mendadak dan Acak

7 Januari 2026
Next Post

Babinsa Sertu Usman Heriston: Program Desa Harus Berjalan Dengan Baik

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021