• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Sugiyanto: Transformasi Jakarta Menuju Kota Global, Harus Dimulai dari Penguatan Layanan Dasar dan SDM

Sugiyanto: Transformasi Jakarta Menuju Kota Global, Harus Dimulai dari Penguatan Layanan Dasar dan SDM

Asep Budi by Asep Budi
12 Juli 2026
in Politik
0
PEMBICARA - Sugiyanto, Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (KATAR), saat menjadi pembicara dalam diskusi Tentang Jakarta bertema "Akselerasi Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global" yang diselenggarakan Forum Lintas Aktivis Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Jum'at (10/7/2026). (Foto Ist).

PEMBICARA - Sugiyanto, Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (KATAR), saat menjadi pembicara dalam diskusi Tentang Jakarta bertema "Akselerasi Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global" yang diselenggarakan Forum Lintas Aktivis Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Jum'at (10/7/2026). (Foto Ist).

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA || Bedanews.com – Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (KATAR), Sugiyanto (SGY), menegaskan bahwa, keberhasilan transformasi Jakarta menjadi kota global tidak cukup hanya ditopang pembangunan infrastruktur dan gedung-gedung modern. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan dasar serta penguatan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi fondasi utama agar Jakarta mampu bersaing di tingkat dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan Sugiyanto saat menjadi pembicara dalam diskusi Serius Tapi Santai Aktivis Jakarta Tentang Jakarta bertema “Akselerasi Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global” yang diselenggarakan Forum Lintas Aktivis Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Jum’at (10/7/2026).

Sugiyanto menjelaskan bahwa, konsep Jakarta sebagai kota global telah memiliki landasan hukum yang kuat melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Dalam regulasi tersebut, Jakarta ditetapkan sebagai pusat perekonomian nasional sekaligus kota global yang diperkuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, predikat kota global ditentukan oleh berbagai indikator internasional, mulai dari kualitas transportasi, lingkungan, tata kelola pemerintahan, daya saing ekonomi, inovasi, hingga kualitas hidup masyarakat.

BeritaTerkait

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026

Ono Surono Dorong Optimalisasi PAD, Hindari Potensi Tunda Bayar

5 November 2026

“Persoalan kota global bukan hanya soal gedung-gedung tinggi atau pembangunan fisik, tetapi mencakup banyak aspek yang saling berkaitan. Seluruh organisasi perangkat daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat harus bergerak bersama,” ujar Sugiyanto.

Ia mengungkapkan, posisi Jakarta saat ini masih berada di kisaran peringkat ke-71 dalam salah satu indeks kota global. Karena itu, menurutnya, diperlukan percepatan pembangunan lintas sektor agar target masuk 50 besar kota global pada 2030 dapat diwujudkan.

Sugiyanto menilai, peningkatan layanan air bersih hingga 100 persen sebagaimana ditargetkan dalam RPJMD DKI Jakarta 2025–2029 menjadi salah satu indikator penting. Selain itu, pengendalian emisi, peningkatan sanitasi, pengelolaan sampah berbasis energi, transformasi teknologi, serta peningkatan kualitas SDM harus berjalan secara terpadu.

Dalam forum yang sama, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, menyampaikan bahwa, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memprioritaskan peningkatan kualitas SDM melalui perluasan penerima manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta berbagai program beasiswa.

Menurut Chico, Jakarta kini tidak lagi hanya bersaing dengan kota-kota di Indonesia, melainkan harus mampu berkompetisi dengan kota-kota besar dunia melalui penguatan kerja sama internasional, pembangunan berkelanjutan dan peningkatan daya saing di berbagai sektor.

Sementara itu, Direktur Utama PT. PAM Jaya (Perseroda), Arief Nasrudin, menjelaskan bahwa, akses air bersih menjadi salah satu elemen penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global. Saat ini cakupan layanan air minum perpipaan telah mencapai 82 persen atau sekitar 1,2 juta sambungan rumah yang melayani hampir 9 juta penduduk.

Arief mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PAM Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui dukungan regulasi serta percepatan perizinan pembangunan jaringan perpipaan. Ia optimistis target layanan air bersih bagi seluruh warga Jakarta dapat tercapai.

Di sisi lain, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) DKI Jakarta, Matsani, menilai, organisasi kemasyarakatan dan kelompok masyarakat sipil memiliki peran strategis dalam mengawal proses transformasi Jakarta setelah tidak lagi menyandang status sebagai ibu kota negara.

Menurutnya, cita-cita menjadikan Jakarta sebagai kota global hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan para aktivis agar pembangunan berlangsung secara inklusif, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Ketua Panitia Forum Lintas Generasi Aktivis Pro Jakarta, Cecep Sulaeman, menambahkan bahwa, kegiatan tersebut menjadi ruang dialog bagi para aktivis untuk merumuskan berbagai gagasan dan masukan konstruktif guna mendukung percepatan transformasi Jakarta menuju kota global. (Red).

Previous Post

Wapang TNI dan Menhan RI Tinjau Yon TP di Jawa Timur, Pastikan Kesiapan Operasional Satuan

Next Post

Lanud Sjamsudin Noor dan ULM Rancang Sistem Pengembangan Pertanian Terpadu Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Related Posts

News

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026
Politik

Ono Surono Dorong Optimalisasi PAD, Hindari Potensi Tunda Bayar

5 November 2026
Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
Politik

Penyadapan Presiden Oleh Listyo Sigit, Jokowi Harus Diperiksa

5 November 2026
Politik

Kritisi Kinerja Raffi Ahmad, GEBRAK: Sebaiknya Dievaluasi dan Diganti

2 November 2026
Politik

Pengamat: Jika Gibran Tumbang, Prabowo Tetap Berdiri kokoh

2 November 2026
Next Post

Lanud Sjamsudin Noor dan ULM Rancang Sistem Pengembangan Pertanian Terpadu Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021