• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Stok Daging Jelang Idul Fitri Tahun Ini Aman

Stok Daging Jelang Idul Fitri Tahun Ini Aman

Asep Budi by Asep Budi
30 Juni 2015
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garut, BEDAnews

STOK daging dan telur di Kabupaten Garut untuk Idul Fitri tahun ini dipastikan aman. Produksi daging ayam selama Ramadhan dan menjelang Lebaran sebanyak 34.606.319 ekor (27,789 ton), sedangkan kebutuhannya hanya 11.539.615 ekor (12.001 ton). Sedangkan stok daging sapi  48.408 ekor (7.158 ton), kebutuhannya hanya 11.680 ekor (1.727,12 ton). 

“Kita mengalami kelebihan stok daging, jadi tidak akan ada masalah menghadapi lebaran nanti. Yang lebih penting kita meningkatkan jaminan keamanan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri 1436 H ini, sebab banyak isu peredaran daging celeng terkait dengan lonjakan harga di pasaran menjelang Idul Fitri,” ujar Kepala Bidang Bina Usaha (Binus) Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakanla) Kabupaten Garut Ir Aef Asmullah, Selasa (30/6) di ruang kerjanya.

Kepala Bidang Kesehatan Makanan dan Hewan (Kesmawan) Ir Iman Budiman, sudah menjadi tanggung jawab pemerintah mengawasi peredaran makanan terutama menjelang lebaran, khususnya produk pangan asal hewan (PAH) yang dikonsumsi masyarakat.

Itu dilakukan untuk menciptakan keamanan di lingkungan masyarakat dalam mengkonsumsi produk hewan halal, aman, utuh dan sehat. Pengawasan dilakukan bukan hanya di pasar, tetapi juga ke sejumlah supermarket. Sejak 19 Februari 2015, ditemukan dua produk PAH semacam sosis yang sudah kadaluarsa, sehingga ditarik dan dikembalikan kepada  pihak produsen untuk tidak dijual.

Ditemukan juga daging sapi yang sudah berubah warna yang tidak layak dikonsumsi, termasuk produk baso yang tidak memakai expired date sehingga bias membahayakan konsumen. “Kami sarankan kepada masyarakat agar hati-hati membeli produk PAH, lihat dulu masa kadaluarsanya,” imbau Iman.[sighar]

 

BeritaTerkait

TNI Fair 2026, Stand Pusterad Dipadati Ribuan Pengunjung Hadirkan Edukasi dan Beragam Inovasi

21 September 2026

Perwatusi Gaspol, Siapkan Instruktur Senam untuk Lawan Osteoporosis

21 September 2026
Previous Post

Tjandra Setiadi, Sekretaris Jenderal: Intruksikan Konsolidasi di 34 Kepengurusan di Daerah

Next Post

TNI Perpanjang MoU dengan PT Pertamina

Related Posts

TNI-POLRI

TNI Fair 2026, Stand Pusterad Dipadati Ribuan Pengunjung Hadirkan Edukasi dan Beragam Inovasi

21 September 2026
Ragam

Perwatusi Gaspol, Siapkan Instruktur Senam untuk Lawan Osteoporosis

21 September 2026
TNI-POLRI

Peringati HUT Ke-81 TNI, Kodam III/Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan di RS Dustira

21 September 2026
TNI-POLRI

Sambut HUT Ke-81 TNI 2026, Kodim 0802/Ponorogo Gelar Baksos Kesehatan dan Bagi Sembako

21 September 2026
TNI-POLRI

Bersih-Bersih Sungai oleh Kodim Ponorogo Bersama Unsur Terkait, Dalam Rangka HUT ke81 TNI

21 September 2026
TNI-POLRI

KASAL DAMPINGI PANGLIMA TNI, LEPAS RIBUAN PESERTA TNI RUN 2026

21 September 2026
Next Post

TNI Perpanjang MoU dengan PT Pertamina

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021