KAB. BANDUNG || bedanews.com — Bisa menjual 150 unit lebih Set Top Box (STB) pertanggal 3 Desember 2022, itu merupakan yang luar biasa, seperti diakui salah seorang pegawai toko elektronik di Soreang Kabupaten Bandung, Jum’at 9 Desember 2022.
Saat itu, menurut pegawai yang tak mau disebutkan namanya, panggil saja HR, harga STB cukup stabil. Hanya naik harga sewajarnya, dari Rp200 ribu menjadi Rp250 ribu, Rp250 ribu menjadi Rp300 ribu, begitu seterusnya tergantung dari merek STBnya itu sendiri.
“Bahkan sekarang pun warga yang membeli STB cukup banyak, dan harga pun sudah naik lagi sebesar 40 persen,” katanya di Soreang.
Rata-rata warga yang membeli STB itu, disebutkannya, kebanyakan dari pinggiran desa. Ada juga yang di dalam kota, alasan membeli STB karena TV yang dimilikinya masih tabung belum digital.
Untuk lebih mengetahui stok STB dipertokoan elektronik di wilayah Soreang, Banjaran, Katapang, dan Sayati, bedanews.com mencoba mencari tahu dengan menyusurinya. Ternyata benar, STB sudah menjadi barang mahal dan langka.
“Padahal kami sangat membutuhkan STB agar bisa mendapatkan informasi dan untuk hiburan keluarga,” ujar Yayat (45),warga Katapang, ketika ketemu di Sayati.
Yayat menuturkan pernah membeli STB secara online, namun ia kecewa barang yang datang tidak sesuai dengan harapannya. Selain itu ia merasa rugi karena barang itu tidak bisa retur.
Lelaki yang berpenghasilan dari menjual rujak buah itu, pernah mendengar informasi ada bantuan STB dari pemerintah, “Tapi kok sampai sekarang tidak ada kabarnya, mungkin saja bantuan itu memang tidak ada,” pungkasnya.***













