*Kedua,* dalam pertemuan tingkat menteri di Riyadh (15 Maret 2026), kelima negara mengeluarkan deklarasi bersama yang isinya antara lain: “Kami menolak segala bentuk campur tangan asing dalam urusan regional. Keamanan Teluk adalah tanggung jawab negara-negara Teluk, bukan kekuatan eksternal.”
*Ketiga,* mereka secara terbuka menolak tekanan AS untuk memutus hubungan dagang dengan Rusia dan China. Saudi tetap membeli gandum dari Rusia. Turki terus mengimpor teknologi pertahanan dari China. Pakistan mempertahankan kerja sama ekonomi dengan kedua negara tersebut.
*Keempat,* mereka membentuk mekanisme latihan militer bersama tanpa melibatkan AS. Latihan gabungan “Sea of Peace” antara Turki, Pakistan, dan Saudi di perairan Teluk Persia pada April 2026 adalah bukti nyata.













