“Perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan kebersamaan, komunikasi yang intens, dan semangat saling menguatkan untuk mencapai keunggulan institusi,” ujarnya di hadapan peserta yang memenuhi ruangan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekjen LPTNU PBNU Pusat, Ketua Tanfidziah PWNU DIY, Ketua Tanfidziah PCNU Gunungkidul, Ketua Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi (BPP), jajaran pimpinan kampus, termasuk Wakil Ketua I, II, dan III, seluruh dosen STAI Yogyakarta, serta Pengasuh Pesantren Latifah Mubarokiyah Bantul. Kehadiran lengkap unsur pimpinan ini memperlihatkan keseriusan institusi dalam membangun budaya kerja yang kolaboratif.
Sebagai narasumber utama, Rektor UNU Sidoarjo hadir memberikan pemaparan yang menitikberatkan pada strategi penguatan tata kelola perguruan tinggi. Ia menyoroti pentingnya integrasi antara visi institusi dengan implementasi di tingkat program studi dan dosen.













