HeadlineHukumPeristiwa

Staf Pengadilan Negeri Depok Positif Corona

DEPOK, BEDAnews – Pengadilan Negeri Depok lakukan rapid test terhadap karyawannya, Rapid test ini dilaksanakan oleh UPTD Puskesmas Kalimuya dengan mengambil sample darah terhadap 20 karyawan PN Depok yang saat itu hadir, Rabu (29/04/2020).

Hasil daripada rapid test tersebut, salah satu staff Pengadilan Negeri (PN) Kota Depok positif mengidap virus Corona atau Covid 19.

Humas PN Depok Fadli saat dihubungi wartawan membenarkan salah satu karyawan PN Depok ada yang positif.  “Benar hari kita lakukan rapid test terhadap 20 orang karyawan PN Depok, dengan hasil test 1 orang dinyatakan positif,” ujarnya.

Menanggapi permasalahan ini Ketua PN Depok langsung mengambil langkah dengan cara merumahkan karyawan berinisial D yang dinyatakan positif corona. 

Selain itu KPN juga telah  melaporkan hasil rapid test kepada Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Depok.

“Staf kita yang positif sudah disuruh pulang dan diminta untuk melakukan isolasi mandiri,” ujar Fadil. 

Fadil menegaskan belum ada perintah apakah PN Depok akan menunda sementara untuk semua jadwal sidang. Namun untuk sidang hari ini yang sudah dijadwalkan tetap berlangsung secara online.

“Untuk jadwal sidang berikutnya kami belum ada perintah lebihlanjut dari pimpinan. Tapi jadwal sidang hari ini yang telah diagendakan tetap berjalan,” sambungnya.

Fadil menyebutkan, sebelumnya PN Depok sudah melakukan rapid test yang pertama pada 08 April 2020. Rapid test pertama tersebut dilakukan terhadap 20 orang Karyawan PN Depok, dengan hasil test semua negatif.

“Tadi ini rapid test kedua. Kebetulan ada yang positif, jadi diminta untuk dirumahkan atau karantina mandiri,” ungkapnya.

Selama ini lanjut Fadil, bahwa pihak PN Depok sudah dengan konsisten melaksanakan langkah-langkah antisipasi. Mulai dari penerapan physical distancing, social distancing hingga pelaksanaan sidang secara online dilingkungan PN Depok.

“Kita bahkan sudah melaksanakan sidang secara online sebagaimana surat edaran Mahkamah Agung Nomor 379/DJU/PS.00/3/2020 tanggal 27 Maret 2020 tentang persidangan perkara pidana secara teleconference,” ucapnya.

Pelaksanaan rapid test ini merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dilingkungan PN Depok. Disamping pihaknya juga telah melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh fasilitas publik PN Depok. (boed) 

Selanjutnya

Related Articles

Back to top button
Close