“Program makan bergizi gratis ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga menjadi upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan potensi lokal,” ujar Muh Haris.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa MBG memiliki dampak luas terhadap perekonomian daerah. Melalui pengelolaan dapur umum dan pemanfaatan bahan pangan lokal, program ini mampu melibatkan petani, peternak, serta pelaku usaha setempat dalam rantai pasok. Hal tersebut membuka peluang kerja baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
MBG ini dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga untuk menciptakan sistem yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi dan penguatan ekonomi lokal.













