Lebih lanjut, Ahmad Safei menambahkan, pelaksanaan program MBG diharapkan dapat menjangkau anak-anak sekolah dari PAUD hingga SD serta melibatkan berbagai pihak, termasuk guru dan orang tua.
“Kami di Komisi IX DPR RI akan terus mengawal agar pelaksanaan program ini tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan. Tidak hanya membagi makanan, tetapi juga memberdayakan UMKM lokal dan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Sementara itu, Staff Promosi dan Edukasi Gizi BGN Kholiddin menjelaskan bahwa MBG merupakan program strategis yang tak hanya berorientasi pada aspek kesehatan, tetapi juga ekonomi masyarakat.
“Program MBG ini menjadi trendsetter karena menggabungkan aspek gizi, pemberdayaan ekonomi, dan partisipasi masyarakat. Dalam dapur penyedia makanan, ada ahli gizi yang memastikan kualitas makanan, dan tenaga lokal dilibatkan agar manfaatnya terasa langsung di daerah,” paparnya.













