“Langkah-langkah kecil hari ini akan menentukan masa depan bangsa. Kita ingin anak-anak Indonesia tumbuh kuat, sehat, dan siap membawa Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia,” ujar Charles Honoris.
Ia juga menekankan bahwa Badan Gizi Nasional harus memiliki peran yang lebih aktif dan strategis dalam mengedukasi masyarakat mengenai pola makan sehat. Menurutnya, ancaman makanan ultra-proses dengan kandungan gula, garam, dan lemak berlebih perlu menjadi perhatian bersama karena dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular di masa depan.
“BGN tidak cukup hanya menjadi regulator, tetapi juga harus menjadi motor edukasi gizi nasional dan benteng pertama dalam melindungi generasi muda dari pola konsumsi yang tidak sehat,” lanjutnya.













