Adapun sasaran Program MBG meliputi anak balita, siswa SD hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui. Program ini dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
Menurut Sam’ani, Program MBG tidak hanya memberikan makanan bergizi kepada penerima manfaat, tetapi juga menjadi contoh bagi orang tua dalam menyiapkan makanan sehat bagi anak-anak di rumah.
“Tidak perlu bahan yang mahal, yang penting bergizi dan seimbang. Program ini bisa ditiru oleh orang tua dalam menyiapkan makanan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menanggapi masukan masyarakat terkait cita rasa makanan MBG yang dinilai kurang kuat. Menurutnya, hal tersebut karena adanya pengaturan kadar gula dan garam sesuai standar gizi. Pengurangan natrium dilakukan untuk mencegah risiko penyakit seperti hipertensi akibat konsumsi gula dan garam berlebih.













