“Badan Gizi Nasional adalah mitra kerja Komisi IX yang memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan pelaksanaan MBG berjalan efektif dan tepat sasaran. Program ini bukan sekadar penyediaan makanan gratis, tetapi investasi besar dalam membangun generasi sehat dan produktif untuk masa depan Indonesia,” ujar Sam’ani.
Ia menambahkan, DPR bersama BGN akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi agar program ini benar-benar memberikan manfaat optimal, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan masyarakat kurang mampu.
Sementara itu, Teguh Suparngadi, dari BGN menjelaskan lebih rinci tentang latar belakang, tujuan, dan standar pelaksanaan MBG. “Program ini lahir dari keprihatinan terhadap masih tingginya angka stunting, anemia, serta ketimpangan akses terhadap pangan bergizi. MBG diharapkan dapat meningkatkan asupan gizi, pengetahuan gizi, serta pola makan sehat bagi kelompok sasaran,” ungkapnya.













