Ia menambahkan pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan agar pelaksanaan program tepat sasaran dan mampu menjawab ketimpangan gizi di berbagai daerah.
Senada, Dandim 0715/Kendal Letkol Inf. Bagus Setiawan menegaskan bahwa MBG juga memiliki dimensi edukatif dalam membentuk kesadaran gizi di lingkungan keluarga.
“Program MBG bukan hanya tentang makanan, tapi tentang membentuk pola hidup sehat yang dimulai dari keluarga. Dengan kesadaran gizi sejak dini, kita membangun generasi kuat untuk masa depan bangsa,” ujarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat Kendal diharapkan semakin memahami pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat. Kehadiran program MBG menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, DPR RI, dan masyarakat dalam menciptakan gerakan nasional menuju generasi Indonesia yang sehat, mandiri, dan berdaya saing tinggi menuju Indonesia Emas 2045.












