“MBG tidak hanya memberikan makanan bergizi gratis, tetapi juga membuka peluang ekonomi. Dari dapur produksi, tenaga kerja, hingga bahan baku local semuanya berkontribusi pada perputaran ekonomi daerah,” jelas Suhaidi.
Menambahkan, Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Khoiriyatil Islamiyah Mirhabun Nadir, mengajak seluruh peserta dan masyarakat sekitar untuk menyambut program ini dengan antusias. “Kami mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis ini karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat, terutama anak-anak santri dan keluarga sekitar pesantren,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, sosialisasi MBG di Jember diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat komitmen bersama untuk menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi menuju Indonesia Emas 2045.













