“Program ini bukan sekadar menyediakan makanan gratis, tetapi juga meningkatkan kesadaran pentingnya konsumsi gizi seimbang, partisipasi masyarakat sangat diperlukan agar pelaksanaan program semakin optimal,” tutur Ade Tias.
Ia menambahkan bahwa pemerintah terus menyempurnakan pelaksanaan program ini melalui evaluasi dan partisipasi aktif dari masyarakat. Realisasi program ini tidak dapat dicapai tanpa adanya dukungan konkret dan kesadaran kolektif dari seluruh pihak. Untuk itu, Badan Gizi Nasional membuka ruang kolaborasi bagi masyarakat yang ingin berkontribusi secara langsung.
Menambahkan, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Nurjamil, menegaskan peran penting instansinya dalam memastikan keamanan dan higienitas makanan yang disajikan dalam program MBG.













