“Pelaksanaan program MBG ini adalah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas SDM bangsa. Ini bukan hanya tentang makanan bergizi, tetapi juga tentang membangun kebiasaan baik yang berkelanjutan di masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Tati Herlia, menjelaskan bahwa program MBG berlandaskan empat prinsip utama, yaitu pemenuhan kalori, keseimbangan gizi, kebersihan, dan keamanan pangan. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan MBG juga terbuka terhadap masukan masyarakat untuk terus diperbaiki dan disempurnakan.
“Program ini dirancang untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan sesuai kebutuhan gizinya. Harapannya, dari program ini akan lahir generasi sehat, cerdas, dan unggul yang menjadi fondasi Generasi Emas Indonesia 2045,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ida Nurul Farida, menyoroti pentingnya intervensi gizi sejak usia dini.













