“Melalui program ini, masyarakat tidak hanya berpartisipasi dalam membangun kesadaran gizi bagi anak-anak, tetapi juga memiliki kesempatan memperbaiki ekonomi melalui dapur-dapur MBG. Kami berharap program ini menjadi gerakan bersama untuk menumbuhkan ekonomi lokal dan membangun generasi sehat,” jelasnya.
Kemudian, Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi, Badan Gizi Nasional, Mistiani, menekankan pentingnya membangun kesadaran gizi sejak dini. Gizi yang tepat di masa tumbuh kembang memegang peran vital dalam perkembangan otak, kemampuan berpikir, konsentrasi, dan pertumbuhan fisik anak.
“Untuk menuju Indonesia Emas 2045, generasi penerus harus tumbuh optimal dan produktif. Dengan mulai melek terhadap pentingnya asupan gizi bagi anak-anak, kita memperbaiki kualitas generasi yang akan datang. Dapur MBG ini juga diharapkan bisa membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.












