“Masalah gizi di Indonesia memang cukup beragam. Namun, dengan hadirnya Makan Bergizi Gratis ini kami berharap dapat menjadi contoh bagi kita sebagai orang tua untuk terus mengawasi gizi anak-anak kita.” Ujarnya.
Lebih lanjut, Di Sulawesi Utara, terdapat 162 SPPG yang melayani peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Ia menekankan bahwa program ini dirancang berbasis potensi lokal, mulai dari penggunaan bahan baku daerah, penyusunan menu sesuai selera masyarakat, hingga perencanaan gizi oleh ahli gizi lokal dengan standar komposisi nasional.
“Kebutuhan sumber daya dalam program ini sangat besar, mulai dari ratusan juta liter minyak goreng per tahun hingga ribuan ekor sapi dan puluhan ribu hektare lahan pertanian. Ini menunjukkan bahwa MBG juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal,” ujar Felly.












