“Atau hanya segelintir orang saja ….? Ini agar diketahui oleh pemerintah pusat khususnya Kemendagri,” ujar dia.
Kedua, lanjut Hasanuddin, apakah pemrakasa sudah pernah koordinasi dulu dan mendapat izin dari masyarakat dan Pemerintah Daerah Jakarta dan Banten atau tidak.
Karena, menurut dia, selama ini masyarakat Jakarta dan masyarakat Banten tak punya rencana ini.
“Jadi jangan asal klaim saja,” tegasnya.
Hasanuddin menambahkan, yang ketiga, ide ini tak sesuai dengan aspirasi rakyat Jabar yang meminta Jawa Barat yang padat dimekarkan dari 27 kabupaten/kota menjadi 40 kabupaten/kota.
“Sekali lagi saya tekankan, penggabungan 3 provinsi yaitu Jabar, DKI Jakarta dan Banten itu bukan aspirasi masyarakat Jabar. Aspirasi masyarakat Jabar itu adalah pemekaran Jawa Barat menjadi 40 kab/kota. Ini harus diatensi oleh Pemerintah Pusat,”pungkasnya,













