Ia menilai, keberadaan wadah seperti turnamen ini juga memberi ruang bagi orang tua untuk melihat potensi prestasi anak di bidang e-sport.
“Dengan adanya wadah ini, orang tua juga bisa melihat bahwa anak-anak dapat berprestasi melalui jalur e-sport. Tentunya dengan pengawasan, sehingga mereka bisa lebih terarah dalam bermain game,” kata Samel.
Dalam kesempatan itu, para peserta turut mendeklarasikan komitmen Kamtibmas E-sport Championship Kapolres Demak Cup 2026. Komitmen tersebut meliputi menjaga keamanan dan ketertiban, menolak hoaks serta ujaran kebencian, hingga menjauhi berbagai bentuk kejahatan seperti perjudian daring dan penyalahgunaan narkoba.
Turnamen ditutup pada Sabtu (2/5/2026) sore. Kapolres Demak menyerahkan trofi, sertifikat dan uang pembinaan kepada para pemenang. Juara pertama diraih tim dari SMAN 2 Mranggen, juara kedua tim dari SMAN 1 Demak dan juara ketiga tim SAYUNG MANIA dari SMAN 1 Sayung. Adapun uang pembinaan yang diberikan masing-masing sebesar Rp 5 juta untuk juara pertama, Rp 3 juta juara kedua, dan Rp 2 juta juara ketiga.











