Moderasi ini dianggap adalah solusi sekaligus jalan tengah (moderat) agar tidak ada pihak yang merasa bahwa agamanyalah yang paling benar. Sejatinya moderasi adalah sebuah paham rusak serta racun yang dapat melumpuhkan akidah masyarakat muslim. Bagaimana tidak, ketika ada yang getol membela agamanya serta berupaya untuk terikat aturan syariat malah di anggap radikal dan intoleran.
Jika ini dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan negeri ini akan mencetak para generasi yang cacat akidah, rusak akhlaknya dan tidak lagi ada rasa takut ketika mereka melakukan sebuah pelanggaran hukum Syara’. Dan mustahil akan melahirkan generasi Khoiru Ummah (generasi terbaik) yaitu pelanjut perjuangan Islam.
Lahirnya moderasi beragama tidak lepas dari sistem kehidupan yang dianut di negeri ini sejak lama. Sistem sekuler-kapitalis adalah sumber masalah. Memberi ruang untuk manusia mengatur serta mengobok-obok aturan yang ditetapkan hukum syara’ ketika aturan itu dianggap tidak relevan lagi dengan kemajuan zaman seperti saat ini.













