“Pemda perlu menyusun kajian dan program kesiapsiagaan krisis pangan, yang harus dimutakhirkan setiap 3 tahun sekali, serta melaksanakan program kesiapsiagaan krisis pangan, pelatihan, dan geladi krisis pangan daerah secara terpadu paling sedikit 1 kali dalam 1 tahun,” jelasnya.
“Semua langkah ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi krisis pangan,” sambung Gunawan.
Sebagai informasi, pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak termasuk Kemenko PMK, Satuan Tugas Pangan Polri, BMKG, WFP Indonesia, IPB University dan perwakilan dari Dinas yang mengampu urusan pangan di seluruh Indonesia. (Red).
Page 3 of 3











