Menurutnya, inisiasi Gubernur Jawa Tengah untuk menggerakkan masyarakat menanam mangrove secara masif adalah langkah strategis untuk memperlambat laju abrasi yang semakin mengkhawatirkan.
“Program ‘Mageri Segoro’ ini memiliki target ambisius, yaitu menanam 1,5 juta bibit mangrove di sepanjang pantai Jawa Tengah hingga Desember mendatang. Kami berharap gerakan ini mampu menjadi benteng alami untuk menahan abrasi serta menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir,” ujar Kompol Hendrie.
Ia menambahkan, wilayah pesisir Demak termasuk salah satu daerah paling rentan terhadap abrasi dan banjir rob. Hilangnya kawasan bakau serta penurunan garis pantai yang mencapai 5 hingga 7 sentimeter per tahun memperparah kondisi tersebut.
Melalui kegiatan ini, Polres Demak dan Pemkab Demak menunjukkan bahwa, menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Upaya kecil seperti menanam mangrove diyakini dapat memberikan dampak besar bagi keberlangsungan hidup masyarakat pesisir di masa depan.













