Tak cuma mengumpulkan hasil kerja keras, kecakapan para milenial mengatur pos-pos pengeluaran pun kerap diragukan. Kebiasaan menjadi faktor penentunya, karena itu, kebiasaan juga bisa menjadi variabel pengubahnya.
Perubahan kebiasaan belanja jor-joran ini bisa dihindari jika para milenial membiasakan diri menabung dari penghasilannya. Namun persoalannya menjadikan milenial sebagai target produk bukanlah perkara mudah, milenial, dikenal sebagai konsumen yang kritis.
Sebagai salah satu alternatif produk tabungan anak muda, bjb Tandamata SiMuda bisa dijadikan pilihan. Produk tabungan yang menyasar segmen nasabah usia antara 18-30 tahun ini memiliki banyak kelebihan yang cocok untuk para milenial.
“Kami memahami generasi muda saat ini adalah generasi yang kritis dalam memilih produk. Brand value menjadi hal penting dan melandasi para milenial dalam menjatuhkan pilihan. Di sisi lain, kami menciptakan bjb Tandamata SiMuda sebagai produk yang memiliki nilai relevan dan sangat dibutuhkan generasi muda saat ini. bjb Tandamata SiMuda menjadi media bagi para anak muda untuk menata dan mewujudkan mimpi mereka di masa depan,” kata Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, M. As’adi Budiman.












