Kurang cakapnya kemampuan milenial dalam mengatur keuangan juga berdampak pada kemampuan mereka dalam mendapatkan hunian. Survei yang dilakukan CBRE Group, sebuah perusahaan real estate global yang berpusat di Amerika terhadap 5.000 milenial berusia 22-29 tahun di sejumlah negara Asia Pasifik menemukan fakta bahwa sekitar 63% milenial masih tinggal bersama orang tua mereka. Persentase ini cenderung lebih tinggi ketimbang rata-rata global sebesar 49%.
Faktor utama pemicu minimnya komitmen milenial Asia dalam memiliki rumah pribadi dipicu kurangnya dana yang mereka miliki. Milenial Asia juga diketahui lebih getol mengalokasikan pendapatan untuk keperluan belanja dan rekreasi.

Rata-rata, mereka menghabiskan 30% pendapatan untuk kegiatan rekreasi seperti berbelanja dan makan di luar dan hanya menyimpan 20% dari pendapatan mereka. Kegiatan โmakan di luarโ ini menjadi tradisi baru yang sangat identik dengan milenial. Survei juga menyebut milenial 10% lebih rajin makan di luar rumah ketimbang generasi Baby Boomers.












