• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Sidang Anas Urbaningrum Ditunda

Sidang Anas Urbaningrum Ditunda

Asep Budi by Asep Budi
9 Juni 2014
in Tak Berkategori
3
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, BEDAnews

Sidang yang mengagendakan pembacaan nota keberatan (eksepsi) terdakwa Anas Urbaningrum di Pengadilan Tipikor Jakarta, yang sedianya digelar pukul 09.00 WIB, Jumat (6/6) ditunda, menyusul belum lengkapnya mejelis hakim.

Penundaan tersebut, mengundang kecurigaan dari para loyalis mantan Ketum Partai Demokrat ini. Salah seorang loyalis Anas, Mamun Murod Al-Barbasyi mencurigai ada sesuatu di balik penundaan ini. Apalagi, penundaan ini karena salah satu anggota majelis hakim tidak ada.

"Masa persidangan sepenting ini (untuk kasus yang menghebohkan) ditunda hanya gara-gara 1 hakim enggak hadir ?. Padahal hanya sekedar eksepsi," kata Mamun, Jakarta, Jumat (6/6/2014).

Menurutnya, kalau salah satu hakim tidak hadir, maka tidak menjadi masalah. Karena, masih ada tiga hakim lainnya. Dirinya menduga, ada sesuatu di balik masalah ini. Apalagi, politisi senior Akbar Tandjung turut hadir.

"Semoga bukan karena ada kekhawatiran dengan eksepsi Anas dan kehadiran Akbar Tandjung. Baru eksepsi saja sudah ada kekhawatiran, apalagi pledoi," kata pengajar di Fisip Universitas Muhammadiyah Jakarta ini.

Ma’mun juga menduga, ada tekanan yang dialami oleh majelis hakim. Itu terlihat, kata dia, saat penasihat hukum Anas meminta sidang tetap dilanjutkan, walau hanya dengan tiga hakim. "Seperti ada ketakutan, seperti ada tekanan pada diri majelis hakim. Karena kalau penundaan sidang eksepsi hanya karena satu hakim enggak hadir, kok seperti mengada-ada," jelas Mamun.

Dirinya berkeyakinan, ada semacam tekanan yang dialami majelis hakim. Salah satu indikasi yang dilihat Mamun adalah ketatnya persidangan Anas ini. "Ini seperti persidangan teroris. Brimob 1 bus sedang dan bersenjata lengkap didatangkan ke Tipikor. Bener-benar peradilan ini seperti dalam tekanan," katanya. (SENA)

 

BeritaTerkait

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
Previous Post

Antisipasi Overload Pasien Bangunan RSU Kota Tasikmalaya Direhab

Next Post

Operasi Libas, polisi ciduk 46 pelaku kejahatan

Related Posts

TNI-POLRI

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026
TNI-POLRI

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
TNI-POLRI

Kodim 1710/Mimika Rampungkan Jembatan Beton di Kelurahan Pasar Sentral

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Bagikan 22.000 Porsi Makanan Gratis Untuk Masyarakat pada TNI Fair 2026 Di Monas

20 September 2026
TNI-POLRI

Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan TNI Serentak Diseluruh Indonesia

20 September 2026
Next Post

Operasi Libas, polisi ciduk 46 pelaku kejahatan

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021