Kepada Danrem, Agus mengenalkan program “Mendadak Kaya” di Desa Jambu yang dipimpinnya. “Kami di sini punya program mendadak kaya, bukan berarti kami sombong, tapi ini hanya untuk memotivasi warga masyarakat agar mereka bersemangat,” katanya.
“Jadi di sini, setiap rumah diwajibkan setidaknya ada 2 tanaman buah, seperti alpukat dan kelengkeng. Sampai saat ini sudah ada ribuan pohon kelengkeng dan alpukat di Desa kami,” lanjutnya.
Sesuai dengan konsep Desa wisata, Agus juga mengungkapkan, selama ini warganya tidak ada yang menjual hasil buah-buahannya kepada tengkulak.
“Kami tidak pernah menjual ke tengkulak 1 kilogram pun. Masyarakat dari luar yang datang ke sini dan memetik buah sendiri. Alhamdulillah dengan konsep seperti ini sangat membantu perekonomian masyarakat di Desa kami,” terangnya.













