Ia menambahkan, semangat gotong royong antara TNI dan warga dalam proses pembukaan jalan tersebut menjadi bukti kuat bahwa Kemanunggalan TNI-Rakyat adalah kunci dalam menghadapi setiap tantangan.
Kolonel Untoro juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi. Warga pun diminta untuk segera melaporkan kepada Babinsa atau Koramil apabila menemukan tanda-tanda longsor atau kondisi yang membahayakan.
Sebelumnya, pada Selasa (7/4/2026) pagi, longsor menutup jalan di Dusun Ngukir. Peristiwa tersebut dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur kawasan lereng Gunung Wilis sejak malam hingga pagi hari, sehingga menyebabkan tanah menjadi labil dan akhirnya ambrol menutup badan jalan. (Red).













