Selain Rutilahu, ungkapnya, juga ada berbagai sasaran fisik lainnya yang berupa pengecoran jalan sepanjang 1.100 meter yang menghubungkan Desa Lengkong Lor dengan Desa Sumbermiri dan pembuatan sumur bor sebanyak 5 unit.
Pria yang juga menjabat sebagai Dandim 0810/Nganjuk itu mengatakan,
dalam TMMD ke-124 di wilayahnya itu melibatkan sebanyak 151 personel yang terdiri dari TNI, Polri, pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat lainnya.
Sementara itu, Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto menjelaskan, program yang dilaksanakan secara lintas sektoral itu bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam upaya mengakselerasikan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lebih dari itu, sebutnya, program yang dulunya bernama ABRI Masuk Desa (AMD) dan sudah dilaksanakan sejak tahun 1980 itu juga bertujuan untuk meningkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat.










