“Kegiatan kerja bakti ini merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian warga setelah terjadinya musibah kebakaran. Kami bersama masyarakat berupaya membantu meringankan beban korban agar bisa segera bangkit dan kembali beraktivitas,” ujar Sertu Galih.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa, kejadian kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang merasa curiga melihat adanya bara api di dalam gudang kayu milik Bapak Mulyo. Saksi kemudian segera memberitahukan kepada pemilik dan perangkat desa serta warga sekitar.
“Setelah mendapat informasi, warga dengan sigap datang memberikan bantuan dengan melakukan penyiraman air secara manual dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat Desa, sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” tambahnya.












