“Pendampingan ini adalah wujud kepedulian kami terhadap kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah. Kami ingin memastikan bahwa proses penanaman padi berjalan dengan baik, mulai dari pemilihan bibit hingga masa panen nantinya. Jenis Inpari 32 dan 48 ini dikenal tahan hama dan berproduktivitas tinggi, sehingga diharapkan mampu meningkatkan hasil panen petani,” ujar Serka Junaedi.
Lebih lanjut, Babinsa juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan TNI dalam menjaga stabilitas pangan di daerah, sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional.
Kegiatan monitoring ini mendapat sambutan positif dari para petani yang merasa terbantu dan didukung penuh oleh kehadiran Babinsa di lapangan.
Dengan sinergi antara TNI dan petani, diharapkan target swasembada pangan dapat tercapai secara berkelanjutan. (Red).












