Karena akses menuju kampung Baduy berupa jalan setapak dan hanya beralas tanah.
Sehingga licin dan berbahaya waktu hujan seperti saat Mensos berkunjung.
Kepada Mensos ia mengusulkan sekiranya jalan tersebut bisa diperbaiki.
“Kalau bisa dibantu bu. Kami bisa beli material untuk memperkeras jalan. Supaya lebih nyaman dilintasi warga,” katanya (20/01).
“Berapa biayanya? Berapa meter itu panjangnya? Saya kasih sekarang bisa ya uangnya,” kata Mensos.
Ditanya Mensos lebih lanjut, Jaro belum bisa memperkirakan, berapa panjang dan lebar jalan yang akan dibangun.
Setelah berdiskusi sebentar dengan staf, Mensos langsung menyerahkan bingkisan dalam kantung kresek plastik dan menyerahkannya kepada Jaro.
Di hadapan para tokoh, pejabat pemerintah yang hadir, dan warga kampung Baduy, Jaro membuka isi tas.













