• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Seperti Apa Pembalut yang Aman dari Klorin?

Seperti Apa Pembalut yang Aman dari Klorin?

vritimes com by vritimes com
3 September 2024
in Tak Berkategori
0
Ilustrasi Pembalut yang Aman dari Klorin, PT Yoona Digital Indonesia (Sumber: VRITIMES.com)

Ilustrasi Pembalut yang Aman dari Klorin, PT Yoona Digital Indonesia (Sumber: VRITIMES.com)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sudah tahukah apa bahan pembuat pembalut? Banyak orang mungkin tidak mengetahuinya. Biasanya, pembalut terbuat dari kapas. Namun, selain kapas, ada bahan lain yang bisa berbahaya bagi kesehatan, salah satunya adalah klorin. Lalu, bagaimana memilih pembalut yang aman?

Saat menggunakan pembalut, pastikan untuk memilih yang bebas dari klorin dan aman. Pembalut yang mengandung klorin dapat berisiko bagi kesehatan.

Apa itu klorin?

Klorin adalah bahan kimia untuk membunuh kuman dan menjernihkan air yang tersedia dalam bentuk gas, cair, dan padat. Bahkan, zat ini juga bisa ditemukan dalam pembalut.

Karena banyak yang khawatir dengan kandungan klorin dalam pembalut, Kementerian Kesehatan telah mengklarifikasi bahwa pembalut yang sudah mendapatkan izin edar memiliki kadar klorin dalam batas aman.

BeritaTerkait

Pemkab Puncak Sebut Serangan Warga di Sinak Dilakukan KKB, Bantah Keterlibatan Aparat

18 April 2026
Uya Kuya sosialisasi program MBG di Jakarta

Uya Kuya: MBG Bukan Hanya Sekedar Gizi Tetapi Juga Sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

18 April 2026

Bahaya klorin dalam pembalut

Kandungan klorin dalam pembalut berguna untuk memutihkan serat agar terlihat bersih dan steril. Proses pemutihan serat dengan klorin dapat menimbulkan bahaya karena menghasilkan dioksin yang sangat beracun. Meskipun kadarnya cukup rendah, efeknya dapat terakumulasi dan tersimpan dalam tubuh hingga 20 tahun sehingga berpotensi menimbulkan efek negatif.

Page 1 of 4
12...4Next
Previous Post

TNI dan BPBD Bersatu Atasi Kekeringan, Ribuan Liter Air Bersih Disalurkan di Trenggalek

Next Post

Kadispotdirga Lanud Husein Sastranegara, Terima Kunjungan dari DKPP Kota Bandung

Related Posts

News

Pemkab Puncak Sebut Serangan Warga di Sinak Dilakukan KKB, Bantah Keterlibatan Aparat

18 April 2026
Uya Kuya sosialisasi program MBG di Jakarta
News

Uya Kuya: MBG Bukan Hanya Sekedar Gizi Tetapi Juga Sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

18 April 2026
TNI-POLRI

KORPS MARINIR TERIMA PENGHARGAAN NASIONAL APRESIASI KONEKTIVITAS DIGITAL DARI MENKOMDIGI

18 April 2026
Edukasi

Inovasi Pertanian Cerdas Bawa Mahasiswa USB YPKP Bandung Juara Nasional

18 April 2026
Headline

Ketua DPRD Kab. Bandung Renie Rahayu Gunakan Hak Jawab Terkait Retret di Magelang

18 April 2026
Edukasi

Disperkimtan Hadiri Agenda Lanjutan Terdampak Banjir di Desa Panyadap

18 April 2026
Next Post

Kadispotdirga Lanud Husein Sastranegara, Terima Kunjungan dari DKPP Kota Bandung

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021