Sidrap Sulsel, BEDAnews
Badan Pusat Statistik pada bulan Mei 2013 akan kembali menggelar Sensus Pertanian. Hasil Sensus Pertanian ini akan digunakan untuk perencanaan, implementasi kebijakan, dan evaluasi program pembangunan pertanian di kementerian dan lembaga terkait (Pertanian, Kelautan dan Perikanan, Kehutanan, dan Bappenas), perguruan tinggi dan lembaga internasional.
Sebelumnya, Sensus Pertanian telah dilakukan sebanyak lima kali diantaranya, tahun 1963, 1973, 1983, 1993, dan 2003. Pada tahun 2013 ini, BPS kembali melaksanakan siklus 10 tahunan kegiatan Sensus Pertanian.
Kepala BPS Kabupaten Sidrap, Misbahuddin, SE., menjelaskan, kegiatan sensus pertanian 2013 di kabupaten Sidrap diharapkan akan lebih memperoleh kerangka sampel untuk survei-survei pertanian.
“Jadi sensus pertanian ini intinya adalah memperoleh berbagai informasi tentang populasi usaha pertanian, rumah tangga petani, komoditas pertanian secara keseluruhan, baik sector tanaman pangan dan palawija, perkebunan dan peternakan perikanan dan kehutanan,” jelas Misbahuddin,dikantornya, Rabu (24/04).
Pada Minggu sebelumnya, pihak BPS Sidrap telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten Sidrap, terkait rencana kerja sensus pertanian. “Kami juga sudah bertemu pak sekda dan kepala bappeda. Kami sudah kedinas pertanian disana kami bertemu sekretaris dan mereka mendukung sekali kegiatan sensus pertanian ini. Beliau menginstruksikan agar mensukseskan sensus ini karena sensus ini merupakan tugas nasional,” terangnya.
Rangakaian kegitan sensus pertanian lainya kata Misbahuddin, diantaranya perekruitan 344 petugas caca lapangan (PCL). “Kita sudah laksanakan beberapa hari lalu perekruitan 344 petugas lapangan dari 106 desa di Sidrap. Petugas itu sudah kita latih mulai tanggal 10 sampai tanggal 18 April kemarin. Dan menjelang tanggal 1 Mei 2013, semua kordinator tim akan melakukan pengenalan wilayah bersama petugas,” jelasnya. (Iwan)











