"Pa Iwa yang bilang ke saya, Mas, nanti ada bantuan banner, sekitar tiga. Itu disampaikan saat pertemuan di Gedung Sate," ujar Waras.
Setelah itu, lanjutnya, sekitar bulan Mei-Juni 2017 ia tiba-tiba mendapat titipan yang pertama melalui sopir Sulaeman. Titipan diterima stafnya yang bernama Yahya. Titipan itu ternyata berupa uang yang dimasukkan kedalam paper bag.
"Saya lalu tanyakan ke pa Iwa, ini ada bantuan. Pa Iwa bilang Mas dibuatkan banner saja. Seingat saya jumlahnya sekitar Rp 100 juta. Itupun setelah dihitung oleh staf saya," ungkap Waras.
Dua minggu kemudian, tambah Waras, datang lagi titipan berupa uang yang dibungkus kantong keresek. Uang diserahkan sopir Sulaeman dan diterima staf Waras yang bernama Yahya. Menurut Yahya, uang diperkirakan sekitar Rp 300 juta.










