Hakim ketua Tardi pun naik pitam, dia langsung menyemprot Sulaeman agar berkata jujur.
Bahkan memanggilnya ke depan untuk melihat dan membaca berkas BAP yang ditandatanganinya, dan akhirnya Sulaeman pun mengakuinya.
"Yang maksud tiga itu berapa. Kamu sini liat BAP, di sini dinyatakan tiga itu Rp 3 miliar.
BAP ditandatangani saudara kan, dan dibaca dulu. Benar tidak ini, yang dimaksud tiga Rp 3 miliar," tanya hakim.
Sulaeman pun mengiyakan maksud dari angka tiga itu adalah Rp 3 miliar.
Sementara itu, Waras Wasisto menerangkan hal yang tak jauh berbeda dengan tiga saksi lainnya. Waras pun membantah jika dirinya yang menginisiasi pertemuan antara Neneng Rahmi, Hendry Lincoln, Sulaeman dan Iwa Karniwa. Pun soal permintaan, bukan dirinya yang meminta.










