Setelah pertemuan yang pertama, kata Sulaeman, dilanjutkan dengan pertemuan kembali di Gedung Sate, beberapa hari kemudian. Ia mengaku mendengar dari Iwa soal adanya bantuan.
Sulaeman menyebut tidak mengetahui berapa besaran bantuan yang dimaksud. Hanya saja, ujarnya, saat itu Iwa menyampaikan kode angka tiga. "Itu nanti ada pemberian banner untuk kita (dari Meikarta) sekitar tiga," jawab Sulaeman menirukan ucapan Iwa.
"Jadi kapan uang itu diberikan dan berapa jumlahnya?" tanya penuntut umum KPK, I Wayan Riyana.
Didesak penuntut umum, Sulaeman tidak mengakui jika yang dimaksud tiga adalah Rp 3 miliar. Kemudian penuntut umum membacakan BAP Sulaeman yang menyebutkan kode tiga yang dimaksud adalah Rp 3 miliar. Namun Sulaeman membantahnya, yang dimaksud tiga itu pemberian selama tiga kali.










