Yudi menegaskan, pihaknya terbuka kepada siapa saja yang akan berkunjung ke Sektor 6 ini.
“Siapa tau yang datang itu membawa ide yang gemilang sehingga dapat kita aplikasikan dilapangan,” ujarnya.
Yudi menambahkan, selain riset dari Telkom University dan Hanbat National University Korsel, di sektor 6 juga ada mahasiswa yang sedang KKN Tematik yang langsung ditangani oleh si Kebayan kang Tisna.
Ketua penyelenggara riset , Prasetiyo Dwi Wibawa menjelaskan pihaknya mengadakan kolaborasi riset Telkom University Indonesia dan Hanbat National Universitu Korea Selatan.
Kegiatannya, kata dia, dilakukan di Sungai Citarum dan dari hasil penelitian ini akan dibuat suatu alat yang bisa digunakan untuk mengukur kwalitas air.
“Alat ini asli karya anak bangsa oleh Mahasiswa Telkom University yang diberi nama water kuwality monitoring. Dengan alat sensor ini langsung diambil sample airnya dengan menggunakan robot. Setelah mengambang ke permukaan air nanti langsung diukur kwalitas airnya, ” jelasnya.













